TIP ATASI RASA TAKUT
1. Pertimbangkan ongkos yang harus dipikul jika kita melewatkan
peluang yang berada di hadapan.
Misalnya,
kita tak akan bisa mengatasi masalah keuangan yang sedang kita hadapi padahal
masalah ini telah mengganggu begitu lama. Atau jika tak diambil, kita tak akan
pernah dipromosikan jadi manajer, direktur atau jabatan penting lainnya.
2. Lakukan penelitian untuk menemukan sisi baik dan buruknya
dari suatu kesempatan.
Ketidaktahuan adalah
sumber terbesar dari ketakutan. Ketika kita tidak tahu apa yang sedang kita
hadapi, konsekuensi yang kita hadapi akan selalu tampak lebih besar dari
kondisi sebenarnya. Karena itu tumbuhkan keberanian atau minat untuk mencari
tahu apa yang sedang kita hadapi. Lakukan riset. Dengan cara ini kita akan
menemukan sisi baik dan buruknya dari kesempatan yang tengah dihadapi sehingga
kita bisa tahu apa saja risikonya.
3. Tampilkan skenario terburuk.
Jika kita mengejar
suatu impian dan tenyata gagal meraihnya, seberapa lama mental kita akan pulih
untuk kembali hidup normal atau berani mengejar kesempatan lain? Umumnya
kemampuan kita pulih jauh lebih cepat dari perkiraan kita.
Misalnya kita adalah
karyawan suatu perusahaan, namun merasa tidak betah berada di sana karena
berbagai alasan. Namun untuk berhenti dan mencari pekerjaan baru takut tidak
akan mendapatkannya atau kalaupun mendapatkannya pasti akan diraih setelah sekian
lama mencarinya. Padahal seringkali jika mencobanya, tak akan begitu lama atau
begitu sulit pekerjaan baru akan didapat.
4. Memahami manfaat kegagalan.
Ada peribahasa, hidup
adalah serangkaian percobaan, makin sering kita mencobanya makin baik kehidupan
bisa kita raih. Setiap kegagalan adalah percobaan untukmelakukan sesuatu,
semacam eksperimen, serta juga merupakan kesempatan untuk tumbuh dan
berkembang.Bahkan jika kegagalan itu berakibat pada kerugian finansial,
manfaatnya dapat dikonversi sebagai bahan pelajaran yang jauh lebih mahal dari
kerugian keuangan yang kita dapat.
5. Membuat rencana alternatif.
Cara lain untuk
mengatasi ketakutan akan kegagalan adalah dengan mengurangi sisi negatifnya.
Atasi risikonya dengan membuat rencana alternatif. Jika pilihan pertama gagal,
kita dapat mempertahankan status quo dengan rencana cadangan yang solid. Berani
gagal bukan berarti kita harus mengambil risiko kehilangan semuanya. Jika kita
mengelola risiko dengan cerdas, kita dapat mengambil manfaat dari peluang yang
memiliki risiko tinggi sambil kita menebar jaring penyelamat untuk berjaga-jaga
agar kita tak jatuh terpuruk.
6. Take action.
Cara terbaik untuk
mengurangi rasa takut dan membangun kepercayaan diri adalah denganmengambil
tindakan (take action). Begitu kita melakukannya, kita akan mulai mengumpulkan
pengalaman dan pengetahuan. Semuanya sulit pada saat melakukannya pertama
kalinya. Ini seperti melompat dari tebing ke dalam danau. Setelah kita
melakukannya sekali, kita akan melihat bahwa air tersebut aman dan setiap kali
kita mencobanya lagi segalanya akan berjalan lebih mudah. Karena itu take
action. Mulailah dengan langkah kecil sambil membangun kepercayaan diri sampai
takut gagal bisa kita atasi sebaik-baiknya.
7. Membakar perahu.
Ini pepatah Yunani kuno.
Ketika tentara Yunani melintasi laut untuk berperang, hal pertama yang mereka
lakukan setelah mendarat adalah membakar perahu mereka sendiri. Dengan cara ini
tak ada jalan untuk pulang. Satu-satunya jalan adalah maju berperang dengan
upaya mati-matian. Begitu pun kala mengejar apa yang kita inginkan. Dengan tak
punya alternatif lain kita akan mati-matian mengejar peluang yang ada.
Nah, mari atasi
ketakutan, sukses sudah menanti. Ketakutan terjadi hanya karena kita
underestimate terhadap kemampuan kita sendiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar